DUGAAN PETI DI SUNGAI KAPUAS MAKIN TERANG? WARGA SEBUT 50+ LANTING JEK BEROPERASI DI DUSUN PINYAK

- Penulis

Rabu, 5 Agustus 2026 - 04:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Sekadau, Kalbar – Dugaan aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di aliran Sungai Kapuas, Dusun Pinyak, Desa Sungai Ayak 2, Kecamatan Belitang Hilir, Kabupaten Sekadau, menjadi sorotan serius masyarakat. Selasa, 4/8/2026.

Informasi yang disampaikan sejumlah warga menyebut lebih dari 50 set lanting jek diduga masih beroperasi di kawasan tersebut. Jika benar, kondisi ini patut mendapat perhatian serius aparat penegak hukum karena menyangkut dugaan kegiatan pertambangan tanpa izin sekaligus potensi dampak terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat sekitar.

Warga meminta Kapolda Kalimantan Barat yang baru segera memerintahkan jajaran terkait untuk turun langsung ke lokasi. Jangan biarkan laporan masyarakat hanya menjadi catatan tanpa tindak lanjut.

Aparat diminta memeriksa jumlah alat, lokasi operasional, legalitas kegiatan, pihak yang mengoperasikan, serta dugaan pihak yang menjadi koordinator atau pengendali aktivitas tersebut.

Warga juga menyebut dua inisial, PT dan SDN, yang diduga berperan sebagai koordinator. Namun, informasi tersebut belum terverifikasi secara independen dan tidak dapat dijadikan kesimpulan mengenai keterlibatan maupun kesalahan hukum seseorang sebelum ada hasil pemeriksaan resmi.

Jika hasil pemeriksaan membuktikan adanya PETI tanpa izin, masyarakat meminta penegakan hukum dilakukan secara tegas, transparan, dan tidak tebang pilih.

Jangan sampai penindakan hanya berhenti pada pekerja di lapangan, sementara pihak yang diduga menjadi pengendali, pemodal, maupun pihak yang menikmati hasil kegiatan justru tidak tersentuh.

Sebaliknya, apabila aktivitas tersebut ternyata memiliki dasar hukum dan perizinan yang sah, aparat juga harus memberikan penjelasan secara terbuka agar informasi yang berkembang di masyarakat tidak menjadi bola liar.

“Kalau memang benar masih beroperasi, kami berharap aparat turun langsung ke lapangan. Jangan sampai aktivitas yang diduga melanggar hukum dibiarkan,” ujar seorang warga yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.

Baca Juga:  Pimpinan KPK Tegaskan Level Gubernur Tak Steril dari OTT: Bukti Belum Cukup, Bukan Dilindungi

Jika benar lebih dari 50 lanting jek beroperasi di Sungai Kapuas, masyarakat berhak mempertanyakan siapa yang mengawasi, bagaimana aktivitas tersebut berlangsung, dan apakah legalitasnya telah diperiksa.

Bukan sekadar imbauan. Bukan sekadar pemeriksaan di atas kertas. Tetapi turun ke lapangan, bongkar fakta, periksa legalitas, dan tindak jika ditemukan pelanggaran.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi belum memperoleh keterangan resmi dari Polda Kalbar, Polres Sekadau, instansi terkait maupun pihak-pihak yang disebut dalam informasi warga.

(Redaksi)

Follow WhatsApp Channel lin-ri.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejagung Periksa 3 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Pertambangan Mineral PT PMM
Hendak Menyerahkan Penjual Obat Keras Terlarang Daftar G, Lima Wartawan Malah Ditetapkan Tersangka oleh Polsek Teluknaga
Dugaan Perselingkuhan Oknum Dr KSN Pejabat RSUD Ade M. Djoen Sintang Mencuat, Manajemen dan BKPSDM Turun Tangan
Nama kIANG SHE Disebut Dalam Dugaan Jaringa Rokok Ilegal Kalbar, Kapolda Dan Bea Cukai Diminta Usut Tuntas
Dugaan Pelecehan Seksual, Perempuan Warga Bojonegara Laporkan Oknum Kepala Desa ke Polda Banten
Ada Apa di Desa Jayabakti? Pokja IWO Indonesia Lawan Sikap Tertutup Pemdes Lewat Jalur Hukum
Gelar Perkara Kasus Layla Rizky Di Gelar 11 Agustus Publik Kini Tunggu Sikap Polres Metro Bekasi
Proyek SPAM Mojolagres Disorot, CV Nurdin Bersaudara dan PT Konindo Panorama Konsultan Diragukan Kredibilitasnya?
Berita ini 9 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 09:52 WIB

Kejagung Periksa 3 Saksi Kasus Dugaan Korupsi Pertambangan Mineral PT PMM

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:35 WIB

Hendak Menyerahkan Penjual Obat Keras Terlarang Daftar G, Lima Wartawan Malah Ditetapkan Tersangka oleh Polsek Teluknaga

Rabu, 26 Agustus 2026 - 08:59 WIB

Dugaan Perselingkuhan Oknum Dr KSN Pejabat RSUD Ade M. Djoen Sintang Mencuat, Manajemen dan BKPSDM Turun Tangan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:12 WIB

Nama kIANG SHE Disebut Dalam Dugaan Jaringa Rokok Ilegal Kalbar, Kapolda Dan Bea Cukai Diminta Usut Tuntas

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:16 WIB

Dugaan Pelecehan Seksual, Perempuan Warga Bojonegara Laporkan Oknum Kepala Desa ke Polda Banten

Berita Terbaru