Dispermades Cilacap Dinilai Tertutup, Pejabat Hindari Konfirmasi Jurnalistik

- Penulis

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

​CILACAP , LIN-RI.id — Prinsip keterbukaan informasi publik di lingkungan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dispermades) Kabupaten Cilacap kembali menjadi sorotan. Upaya awak media untuk meminta konfirmasi terkait program pembinaan desa mendapati hambatan akibat minimnya akses komunikasi dari pejabat setempat.

​Saat didatangi di kantornya, Kepala Bidang (Kabid) yang membidangi fungsi pembinaan enggan menemui jurnalis secara langsung tanpa alasan yang jelas. Konfirmasi tatap muka yang coba dilakukan untuk menjaga keberimbangan berita tidak membuahkan hasil.

​Upaya klarifikasi kemudian dialihkan melalui pesan singkat WhatsApp kepada seorang staf dinas bernama kusriyanto. Namun, akses informasi tetap tersumbat setelah staf tersebut menolak memberikan nomor kontak resmi Kabid terkait agar konfirmasi dapat dilakukan secara langsung.

​Sikap enggan menemui media dan pembatasan akses komunikasi ini menguatkan persepsi publik bahwa Dispermades Kabupaten Cilacap tidak responsif terhadap kerja-kerja jurnalistik.

Padahal, konfirmasi tersebut krusial untuk memastikan transparansi tata kelola dan pelaksanaan pembinaan pemerintahan desa di Kabupaten Cilacap.

​”Tugas jurnalis adalah melakukan konfirmasi dan check and balance agar informasi yang sampai ke publik berimbang. Sangat disayangkan pejabat publik justru terkesan menghindari media, bahkan staf menutup akses komunikasi ke Kabid,” ujar jurnalis yang bertugas di lapangan.

​Hingga berita ini diturunkan, pihak Dispermades Kabupaten Cilacap belum memberikan keterangan resmi, baik secara tertulis maupun lisan, mengenai materi pembinaan yang dimintakan konfirmasi. Redaksi tetap membuka ruang klarifikasi bagi jajaran pimpinan Dispermades Kabupaten Cilacap demi terpenuhinya asas keberimbangan berita. ***

Redaksi”

Baca Juga:  Dugaan Mark up Anggaran Dana Desa Sikampuh Kroya Mencapai Milyaran Rupiah, Warga Minta APH Turun Tangan.
Follow WhatsApp Channel lin-ri.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Galian C PT ASP Disorot! Sejak 22 Oktober Beroperasi, Izin Belum Jelas, DLH Didesak Turun Periksa
AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian Umumkan Mengundurkan Diri dari Polri Lewat Instagram
Subpenyalur BBM di Lima Wilayah Kubu Raya Terhenti, Solar Tembus Rp19 Ribu per Liter, Warga Desak Solusi BPH Migas
Pergoki Curanmor di Parkiran Apotek, Anggota Polrestabes Palembang Ditembak di Bahu — Dua Pelaku Kini Ditangkap
Meski Ada Laporan ke Polda Jabar, Sentul City Terus Garap Lahan Tetangga Prabowo
Dari Dinding Panjat Menuju Dunia Profesional: Perjalanan Inspiratif Gracia Evania Laviola
Usung Visi Anti-KKN, Dedi Yusuf Zaenudin Siap Bawa Perubahan dan Transparansi di Desa Rajawana Purbalingga
Skandal APBDes Sikampuh Memanas: BPD Diduga Main Lelang TKD, Pemdes Disetir Dua Oknum
Berita ini 23 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 16:18 WIB

Galian C PT ASP Disorot! Sejak 22 Oktober Beroperasi, Izin Belum Jelas, DLH Didesak Turun Periksa

Minggu, 1 November 2026 - 14:40 WIB

AKBP Dr. Netty Rosdiana Siagian Umumkan Mengundurkan Diri dari Polri Lewat Instagram

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:25 WIB

Subpenyalur BBM di Lima Wilayah Kubu Raya Terhenti, Solar Tembus Rp19 Ribu per Liter, Warga Desak Solusi BPH Migas

Selasa, 27 Oktober 2026 - 20:24 WIB

Pergoki Curanmor di Parkiran Apotek, Anggota Polrestabes Palembang Ditembak di Bahu — Dua Pelaku Kini Ditangkap

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Dispermades Cilacap Dinilai Tertutup, Pejabat Hindari Konfirmasi Jurnalistik

Berita Terbaru