Diduga Takut Borok Bantuan Pangan Terbongkar, Kepala Gudang BULOG Gumilir Cilacap Hadang Wartawan Pake Aturan Birokrasi Konyol

- Penulis

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP ,LIN-RI.id – Sikap alergi terhadap kontrol sosial ditunjukkan secara vulgar oleh manajemen Gudang BULOG Gumilir Cilacap. Akses informasi publik mengenai karut-marut administrasi program bantuan pangan kini sengaja ditutup rapat oleh pihak gudang dengan dalih birokrasi yang dinilai mengada-ada.

Hadangan tersebut dialami langsung oleh sejumlah jurnalis dari media Lin-ri.id dan MPN saat hendak melakukan konfirmasi di gerbang pos sekuriti Bukannya mendapatkan transparansi atas kejanggalan dokumen administrasi negara yang tengah diselidiki, para kuli tinta ini justru tertahan di pintu gerbang layaknya ancaman keamanan.

Petugas keamanan (Satpam) yang berjaga, Junianto, secara tegas menyatakan bahwa Kepala Gudang BULOG Gumilir, Teo, menolak menemui wartawan secara langsung. Junianto berdalih, berdasarkan perintah sang kepala gudang, setiap jurnalis dari Lin-ri.id, MPN, maupun media lainnya wajib membawa surat izin tertulis dari Kantor Cabang BULOG Purwokerto jika ingin meminta klarifikasi.

“Mohon maaf, instruksi dari Pak Teo, kalau mau konfirmasi atau wawancara harus ada surat izin tertulis dari Kantor Cabang Purwokerto dulu. Tanpa surat itu, tidak boleh masuk,” cetus Junianto di lokasi kejadian.

Sikap bungkam Kepala Gudang Teo yang berlindung di balik punggung satpam dan formalitas izin cabang ini memicu kecurigaan kuat. Langkah tersebut diduga sengaja dipakai sebagai taktik mengulur waktu guna menutupi borok serta kejanggalan administrasi bantuan beras masyarakat miskin yang kini tengah disorot.

Aksi pembatasan ini jelas menabrak Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers dan UU Keterbukaan Informasi Publik. Sebagai lembaga negara yang mengelola komoditas bersubsidi untuk rakyat, BULOG Gumilir tidak sepatutnya bersikap eksklusif dan antikritik. Hingga berita ini naik cetak, pihak manajemen gudang tetap mengunci rapat pintu informasi dari kejaran awak media.tri

Baca Juga:  Tikus-Tikus di Sekitar Dana CSR Perusahaan yang Menggiurkan

Tim”

Follow WhatsApp Channel lin-ri.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Soal APBDes Tak Transparan, Kades Sikampuh Bungkam
Kantor Desa Pucung Lor Cilacap Kembali Disorot, Diduga Jadi Tempat Asusila Oknum Perangkat Desa
Gagal Diselundupkan! 1.700 Lebih Kuda Laut Kering dan Emas Bernilai 29 Miliar, Pelaku Berniat Memukul Petugas Pakai Dus Snack
KM ( kapal motor ) Batumandi Terbakar di Perairan Merak, 184 Penumpang Berhasil Dievakuasi
APBDes Sikampuh Dipersoalkan: Sekdes Klaim Sesuai Anggaran, Warga Tagih LRA-SPJ-RAB
Dinilai Janggal, Kuasa Hukum Kades Sontang Surati Kapolri Minta Gelar Perkara Khusus dan SP3 di Mabes Polri
Tim Hukum Korban Kebakaran Rita Pasar Raya Datangi Instansi Terkait dan Kepolisian
Mencium Ketidakwajaran Proyek Laptop Rp7,1 Miliar, Ketua DPD LSM KPK-RI Banten: Disdikbud Tangsel Didesak Buka-Bukaan
Berita ini 3 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 17:09 WIB

Diduga Takut Borok Bantuan Pangan Terbongkar, Kepala Gudang BULOG Gumilir Cilacap Hadang Wartawan Pake Aturan Birokrasi Konyol

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Soal APBDes Tak Transparan, Kades Sikampuh Bungkam

Rabu, 21 Oktober 2026 - 14:51 WIB

Kantor Desa Pucung Lor Cilacap Kembali Disorot, Diduga Jadi Tempat Asusila Oknum Perangkat Desa

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Gagal Diselundupkan! 1.700 Lebih Kuda Laut Kering dan Emas Bernilai 29 Miliar, Pelaku Berniat Memukul Petugas Pakai Dus Snack

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:32 WIB

KM ( kapal motor ) Batumandi Terbakar di Perairan Merak, 184 Penumpang Berhasil Dievakuasi

Berita Terbaru

Berita

Soal APBDes Tak Transparan, Kades Sikampuh Bungkam

Rabu, 21 Okt 2026 - 20:23 WIB