Antisipasi Kemarau Panjang 2026, Perhutani KPH Banyumas Barat dan BPBD Cilacap Bersinergi Atasi Krisis Air Bersih

- Penulis

Jumat, 25 September 2026 - 01:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

CILACAP 25/9/2026— Perum Perhutani KPH Banyumas Barat memperkuat sinergi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cilacap untuk mengantisipasi krisis air bersih akibat musim kemarau panjang tahun 2026. Langkah strategis ini dibahas dalam kunjungan kerja Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Cilacap ke Kantor Perhutani KPH Banyumas Barat.

Kunjungan kerja tersebut diterima langsung oleh Administratur/KKPH Banyumas Barat, Hery Merkussiyanto Putro, S.Hut., bersama Wakil Administratur/KSKPH, Ari Kurniawan. Fokus utama koordinasi berpusat pada penanganan tanggap darurat kekeringan bagi masyarakat yang bermukim di sekitar kawasan hutan wilayah kerja KPH Banyumas Barat.

Administratur/KKPH Banyumas Barat, Hery Merkussiyanto Putro, S.Hut., menegaskan komitmen Perhutani selaku pemangku wilayah untuk berkontribusi aktif membantu warga yang terdampak krisis air.

“Sebagai pemangku wilayah Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat, kami berupaya hadir dan berbagi dengan masyarakat sekitar yang membutuhkan pasokan air bersih selama musim kemarau ini,” ujar Hery.

Sementara itu, pihak BPBD Kabupaten Cilacap menyambut baik kolaborasi lintas sektor ini. Mengingat fenomena kemarau tahun 2026 diprediksi berlangsung cukup panjang hingga awal musim hujan pada November mendatang, penanganan darurat kekeringan menjadi prioritas utama.

Melalui pertemuan ini, Perhutani KPH Banyumas Barat dan BPBD Kabupaten Cilacap berharap kolaborasi yang terjalin tidak hanya menjadi solusi jangka pendek bagi krisis air bersih, tetapi juga membangun sinergi yang berkelanjutan dalam penanggulangan bencana daerah ke depan.

red.

Baca Juga:  Dit Resnarkoba Polda Jateng Musnahkan 17,38 Gram Sabu dari Dua Perkara, Penanganan Kasus Masih Berproses*
Follow WhatsApp Channel lin-ri.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nekat Bongkar Gedung Eks Kebakaran Tanpa Izin, Reruntuhan Rita Pasar Raya Timpa Rumah Warga
KPH Banyumas Barat Tingkatkan Pembuatan Ilaran Sekat Bakar Guna Minimalisir Risiko Karhutla pada Hutan Produksi Getah Pinus
Tingkatkan Kepastian Hukum Petugas Lapangan, Perhutani KPH Banyumas Barat Jalin Sinergi dengan Kejari Cilacap
Tingkatkan Kepastian Hukum Petugas Lapangan, Perhutani KPH Banyumas Barat Jalin Sinergi dengan Kejari Cilacap
Perhutani KPH Banyumas Barat dan BPBD Cilacap Perkuat Koordinasi Mitigasi Karhutla dan Krisis Air Bersih
Genjot Target Produksi Getah Pinus Oktober 2026, KKPH Banyumas Barat Rapatkan Barisan
Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Intensifkan Patroli Gabungan di Pos Kam Kubangkangkung
Iuran Sampah Rp50 Ribu di Pamularsih Dipertanyakan, Warga Menunggu Klarifikasi DLH
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Nekat Bongkar Gedung Eks Kebakaran Tanpa Izin, Reruntuhan Rita Pasar Raya Timpa Rumah Warga

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:11 WIB

KPH Banyumas Barat Tingkatkan Pembuatan Ilaran Sekat Bakar Guna Minimalisir Risiko Karhutla pada Hutan Produksi Getah Pinus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Tingkatkan Kepastian Hukum Petugas Lapangan, Perhutani KPH Banyumas Barat Jalin Sinergi dengan Kejari Cilacap

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Tingkatkan Kepastian Hukum Petugas Lapangan, Perhutani KPH Banyumas Barat Jalin Sinergi dengan Kejari Cilacap

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Perhutani KPH Banyumas Barat dan BPBD Cilacap Perkuat Koordinasi Mitigasi Karhutla dan Krisis Air Bersih

Berita Terbaru

Berita

Soal APBDes Tak Transparan, Kades Sikampuh Bungkam

Rabu, 21 Okt 2026 - 20:23 WIB