Puluhan Tahun Tanpa Perbaikan, Saluran Irigasi BPR-11 hingga BPR-12 di Mangunjaya Bocor Parah

- Penulis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_16908288
PANGANDARAN 22/8)2026 — Kondisi saluran irigasi sekunder BPR-11 hingga BPR-12 di Desa Mangunjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, menuai keluhan dari para petani lokal.

Saluran yang menjadi urat nadi pengairan sawah tersebut mengalami kebocoran serius di berbagai titik akibat tidak tersentuh perbaikan menyeluruh selama puluhan tahun.

Dampaknya, distribusi air menuju areal persawahan warga terhambat drastis dan mengancam produktivitas pertanian di wilayah tersebut.
Ketua Kelompok Tani setempat, Anang, mengungkapkan bahwa pasokan air saat ini tidak mampu menjangkau lahan warga secara optimal.

Kebocoran yang dibiarkan bertahun-tahun membuat debit air terbuang sia-sia sebelum sampai ke lokasi persawahan.
“Air tidak sampai ke sawah karena salurannya banyak yang bocor. Diperkirakan sudah puluhan tahun fasilitas ini belum pernah diperbaiki secara menyeluruh,” ujar Anang, Sabtu (22/8).

Mewakili para petani, Anang mendesak Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air (PSDA) Provinsi Jawa Barat selaku instansi yang berwenang untuk segera turun ke lapangan.
Pihaknya berharap pemerintah tidak hanya melakukan penambalan sementara, melainkan perbaikan total serta normalisasi jaringan irigasi dan pintu air.

“Kami sangat berharap PSDA Provinsi Jabar segera mengecek lokasi dan melakukan perbaikan menyeluruh.
Bukan cuma menambal yang bocor, tapi juga memperbarui pintu-pintu irigasi agar distribusi air kembali lancar dan ketahanan pangan warga terjaga,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak PSDA Provinsi Jawa Barat belum memberikan konfirmasi resmi terkait kondisi teknis saluran maupun rencana penanganan di lokasi tersebut.
(Asep Sujana, tim)

Baca Juga:  Perhutani KPH Banyumas Barat Gandeng MPA Desa Gunung Telu Antisipasi Karhutla 2026
Follow WhatsApp Channel lin-ri.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nekat Bongkar Gedung Eks Kebakaran Tanpa Izin, Reruntuhan Rita Pasar Raya Timpa Rumah Warga
KPH Banyumas Barat Tingkatkan Pembuatan Ilaran Sekat Bakar Guna Minimalisir Risiko Karhutla pada Hutan Produksi Getah Pinus
Tingkatkan Kepastian Hukum Petugas Lapangan, Perhutani KPH Banyumas Barat Jalin Sinergi dengan Kejari Cilacap
Tingkatkan Kepastian Hukum Petugas Lapangan, Perhutani KPH Banyumas Barat Jalin Sinergi dengan Kejari Cilacap
Perhutani KPH Banyumas Barat dan BPBD Cilacap Perkuat Koordinasi Mitigasi Karhutla dan Krisis Air Bersih
Genjot Target Produksi Getah Pinus Oktober 2026, KKPH Banyumas Barat Rapatkan Barisan
Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Intensifkan Patroli Gabungan di Pos Kam Kubangkangkung
Iuran Sampah Rp50 Ribu di Pamularsih Dipertanyakan, Warga Menunggu Klarifikasi DLH
Berita ini 8 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Nekat Bongkar Gedung Eks Kebakaran Tanpa Izin, Reruntuhan Rita Pasar Raya Timpa Rumah Warga

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:11 WIB

KPH Banyumas Barat Tingkatkan Pembuatan Ilaran Sekat Bakar Guna Minimalisir Risiko Karhutla pada Hutan Produksi Getah Pinus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Tingkatkan Kepastian Hukum Petugas Lapangan, Perhutani KPH Banyumas Barat Jalin Sinergi dengan Kejari Cilacap

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Tingkatkan Kepastian Hukum Petugas Lapangan, Perhutani KPH Banyumas Barat Jalin Sinergi dengan Kejari Cilacap

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Perhutani KPH Banyumas Barat dan BPBD Cilacap Perkuat Koordinasi Mitigasi Karhutla dan Krisis Air Bersih

Berita Terbaru

Berita

Soal APBDes Tak Transparan, Kades Sikampuh Bungkam

Rabu, 21 Okt 2026 - 20:23 WIB