Diduga Lalai Membakar Sampah, Lahan 1,3 Hektare di Karanganyar Kebumen Terbakar

- Penulis

Jumat, 28 Agustus 2026 - 13:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kebumen 28/8/2026— Lahan pekarangan seluas sekitar 1,3 hektare di Dukuh Clungup, Desa Grenggeng, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, terbakar pada Jumat, 28 Agustus 2026. Polisi menduga kebakaran terjadi akibat kelalaian seseorang yang membakar sampah lalu meninggalkan lokasi.

Kebakaran diketahui sekitar pukul 13.15 WIB oleh warga bernama Tugomahno, 53 tahun, Kepala Dusun I Desa Grenggeng. Saat melintas di sekitar lahan di RW 05 dan RW 06, Tugomahno melihat kepulan asap. Setelah diperiksa, api ternyata membakar daun dan ranting kering di lahan tersebut.

Warga tersebut kemudian melaporkan kejadian itu kepada Salim, 58 tahun, mantan kepala desa setempat. Informasi tersebut diteruskan ke Polsek Karanganyar pada pukul 13.30 WIB.

Personel Polsek Karanganyar yang dipimpin Kapolsek Karanganyar Inspektur Polisi Satu Aris Haryadi mendatangi lokasi. Polisi bersama warga berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) dan peralatan manual berupa dahan serta bambu.

Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 15.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan polisi juga tidak mencatat adanya kerugian material.

Kapolres Kebumen Ajun Komisaris Besar Polisi I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan kebakaran diduga bermula dari aktivitas pembakaran sampah yang tidak diawasi hingga api merambat ke lahan kering di sekitarnya.

“Diduga akibat kelalaian orang yang membakar sampah kemudian ditinggal pergi,” kata AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama.

Polisi telah melakukan pemeriksaan di lokasi, mengamankan tempat kejadian, mencatat keterangan saksi, serta membuat laporan kejadian.

Kebakaran lahan tersebut tidak sampai meluas ke permukiman warga. Polisi memastikan situasi di lokasi setelah api berhasil dipadamkan.

Polisi mengimbau masyarakat tidak meninggalkan pembakaran sampah tanpa pengawasan, terutama saat kondisi lahan dan vegetasi dalam keadaan kering.

Baca Juga:  Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 6 Orang Saksi Terkait Perkara Tata Kelola MBG di BGN

(Humas Polres Kebumen)

Follow WhatsApp Channel lin-ri.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raih Nilai 94,8%, Kejaksaan RI Pertahankan Opini WTP BPK 10 Tahun Berturut-Turut
Dugaan Solar Subsidi Dijual Rp10.500 di SPBU 64.785.15 Toba, Pertamina Didesak Buka Hasil Pengawasan
Perhutani KPH Banyumas Barat Gandeng MPA Desa Gunung Telu Antisipasi Karhutla 2026
Antisipasi Karhutla, Perhutani KPH Banyumas Barat dan Tim Gabungan Cilacap Survei Lokasi Sumur Bor
Perhutani KPH Banyumas Barat Terus Perkuat Sinergi dengan Kodim 0701/Banyumas demi Keamanan Kawasan Hutan
Perhutani KPH Banyumas Barat Dirikan Pos Terpadu, Perkuat Antisipasi Karhutla dan Keamanan Hutan Kawunganten
KPH Banyumas Barat dan Polresta Banyumas Memperkuat Sinergi Lintas Sektoral demi Menjaga Kelestarian Hutan
Perhutani KPH Banyumas Barat Bagikan Ribuan Bibit Pohon, Langkah Nyata Mitigasi Longsor dan Banjir
Berita ini 2 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 14:15 WIB

Raih Nilai 94,8%, Kejaksaan RI Pertahankan Opini WTP BPK 10 Tahun Berturut-Turut

Kamis, 3 September 2026 - 13:48 WIB

Dugaan Solar Subsidi Dijual Rp10.500 di SPBU 64.785.15 Toba, Pertamina Didesak Buka Hasil Pengawasan

Kamis, 3 September 2026 - 13:20 WIB

Perhutani KPH Banyumas Barat Gandeng MPA Desa Gunung Telu Antisipasi Karhutla 2026

Kamis, 3 September 2026 - 13:18 WIB

Antisipasi Karhutla, Perhutani KPH Banyumas Barat dan Tim Gabungan Cilacap Survei Lokasi Sumur Bor

Rabu, 2 September 2026 - 07:18 WIB

Perhutani KPH Banyumas Barat Terus Perkuat Sinergi dengan Kodim 0701/Banyumas demi Keamanan Kawasan Hutan

Berita Terbaru