Cilegon, Banten lin.ri.id — Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi milik PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengalami kebakaran hebat di perairan sekitar Pulau Merak Besar, tidak jauh dari Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Banten, pada Selasa, 20 Oktober 2026, sore hari. Insiden terjadi saat kapal sedang dalam proses hendak sandar menuju Dermaga VI Pelabuhan Merak .
– Kapal berangkat dari Dermaga Eksekutif Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, pukul 14.52 WIB
– Pukul 16.15 WIB: Petugas darat dan penumpang kapal lain melihat percikan api dan kepulan asap dari buritan bagian belakang kapal, tepatnya di dek atas muatan kendaraan kecil
– Pukul 16.24 WIB: VTS Merak menerima laporan resmi kebakaran, sekitar 0,54 mil laut dari Dermaga VI Pelabuhan Merak
– Api dengan cepat membesar disertai rentetan ledakan yang diduga berasal dari kendaraan yang terbakar di dalam dek kapal
– Penumpang sempat panik, sebagian naik ke anjungan dan geladak kapal untuk menyelamatkan diri, ada yang terjun ke laut sebelum kapal evakuasi tiba
– Jumlah penumpang dan awak kapal yang dievakuasi: 184 orang — seluruhnya selamat
– Evakuasi dilakukan oleh tim gabungan: Kantor SAR Banten, Basarnas, Ditpolairud Polda Banten, Lanal Banten, USS Merak, KN SAR Tetuka, serta dibantu perahu nelayan dan warga setempat
– Penumpang dipindahkan menggunakan kapal-kapal kecil ke darat dalam kondisi selamat, sebagian mengenakan jaket pelampung
– Kobaran api dilaporkan melahap sekitar 70 persen bangunan kapal, termasuk dek muatan dan ruang anjungan kemudi
Sekitar 13 unit kendaraan di dek muatan dilaporkan ikut terbakar
– Pemadaman dan pendinginan masih berlangsung di tengah laut hingga malam hari
Penyebab pasti kebakaran belum diketahui. Pihak ASDP menyatakan terus berkoordinasi dengan otoritas pelabuhan, Basarnas, dan instansi terkait untuk penanganan optimal serta mendukung penyelidikan pihak berwenang
Pewarta Eko julian














Komentar