Warga Cibenda Ditemukan Tewas di Legokpari Batukaras, Diduga Serangan Jantung Saat Hendak Memancing

- Penulis

Minggu, 23 Agustus 2026 - 10:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

PANGANDARAN — 23/08/2026 – Seorang warga Desa Cibenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, bernama Undang, ditemukan meninggal dunia di kawasan Legokpari, Dusun Batukaras, Desa Batukaras, Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Minggu (23/8/2026).

Undang ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa dengan posisi tengkurap dan tubuh terbujur kaku. Saat ditemukan, korban diduga tengah dalam perjalanan menuju lokasi pemancingan.

Kepala Desa Batukaras, Hadi Somantri, mengatakan dugaan tersebut diperkuat dengan adanya joran yang masih berada di tangan korban.

“Kemungkinan dia mau memancing, karena sedang menuju tempat pemancingan di pantai. Motornya juga ditunda di saudaranya di Legok Pari,” kata Hadi.

Informasi mengenai penemuan korban pertama kali diterima setelah seorang warga yang hendak memancing kepiting menemukan Undang sekitar pukul 12.30 WIB.

Babinsa Desa Batukaras, Serka Agus Supriadi, mengatakan warga tersebut kemudian turun untuk melaporkan temuan itu kepada Jaga Lembur.

“Jadi pas ditemukan sudah terbujur kaku, lalu turun ke bawah memberitahu Jaga Lembur,” ujar Agus.

Menurut Agus, dari pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Selanjutnya, jasad Undang dievakuasi ke Puskesmas untuk menjalani pemeriksaan atau visum sambil menunggu kedatangan pihak keluarga.

“Langsung dibawa ke Puskesmas menjalani visum, sambil menunggu keluarganya,” ungkapnya.

Agus menambahkan, berdasarkan informasi yang diperoleh, Undang dikenal sebagai penjual lengko dan cukup sering pergi memancing ke kawasan Batukaras.

Ia menduga korban mengalami kelelahan ketika sedang menaiki tebing menuju lokasi pemancingan. Kondisi tersebut diduga menyebabkan korban mengalami serangan jantung hingga akhirnya meninggal dunia.

Meski demikian, penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan medis. Pihak terkait juga telah melakukan penanganan terhadap jenazah sebelum diserahkan kepada keluarga.

Baca Juga:  Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus

Sysfarras

Follow WhatsApp Channel lin-ri.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perhutani KPH Banyumas Barat Terus Perkuat Sinergi dengan Kodim 0701/Banyumas demi Keamanan Kawasan Hutan
Perhutani KPH Banyumas Barat Dirikan Pos Terpadu, Perkuat Antisipasi Karhutla dan Keamanan Hutan Kawunganten
KPH Banyumas Barat dan Polresta Banyumas Memperkuat Sinergi Lintas Sektoral demi Menjaga Kelestarian Hutan
Perhutani KPH Banyumas Barat Bagikan Ribuan Bibit Pohon, Langkah Nyata Mitigasi Longsor dan Banjir
Dit Resnarkoba Polda Jateng Musnahkan 17,38 Gram Sabu dari Dua Perkara, Penanganan Kasus Masih Berproses*
Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif
Diduga Lalai Membakar Sampah, Lahan 1,3 Hektare di Karanganyar Kebumen Terbakar
Optimalkan Cuaca Kemarau, Perhutani KPH Banyumas Barat Genjot Produksi Getah Pinus
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 07:18 WIB

Perhutani KPH Banyumas Barat Terus Perkuat Sinergi dengan Kodim 0701/Banyumas demi Keamanan Kawasan Hutan

Rabu, 2 September 2026 - 07:13 WIB

Perhutani KPH Banyumas Barat Dirikan Pos Terpadu, Perkuat Antisipasi Karhutla dan Keamanan Hutan Kawunganten

Rabu, 2 September 2026 - 06:49 WIB

KPH Banyumas Barat dan Polresta Banyumas Memperkuat Sinergi Lintas Sektoral demi Menjaga Kelestarian Hutan

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:06 WIB

Dit Resnarkoba Polda Jateng Musnahkan 17,38 Gram Sabu dari Dua Perkara, Penanganan Kasus Masih Berproses*

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:02 WIB

Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Gencar Patroli Preventif

Berita Terbaru