LIN Kubu Raya Siapkan Pengaduan Kedua ke Presiden, Minta Wahyudi Anas Dipanggil Soal Penghentian Subpenyalur BBM

- Penulis

Rabu, 9 September 2026 - 09:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kubu Raya, Kalbar – DPC Lembaga Investigasi Negara (LIN) Kubu Raya segera melayangkan surat pengaduan kedua kepada Presiden Prabowo Subianto terkait penghentian subpenyalur BBM subsidi yang dinilai tidak sejalan dengan kondisi geografis masyarakat di wilayah pelosok, Senin (7/9/2026).

Ketua DPC LIN Kubu Raya, Nurjali, S.Pd.I., meminta Presiden dengan hormat memanggil Wahyudi Anas, S.T., untuk memberikan penjelasan terkait kebijakan penghentian subpenyalur tersebut.

Menurut Nurjali, pemerintah tidak boleh hanya berpatokan pada data bahwa setiap kecamatan telah memiliki SPBU. Faktanya, sebagian masyarakat disebut harus menempuh jarak hingga 50 kilometer untuk mendapatkan BBM subsidi.

“Kalau rakyat harus menempuh 50 kilometer untuk mendapatkan BBM subsidi, di mana letak keadilan negara?” tegas Nurjali.

LIN juga menyoroti kondisi di Desa Sungai Asam saat terjadi karhutla. Informasi yang diterima LIN menyebut akses BBM bagi masyarakat dan relawan mengalami kesulitan. Harga Pertalite disebut sempat mencapai sekitar Rp17 ribu per liter, sedangkan solar sekitar Rp19 ribu per liter. Informasi harga tersebut masih perlu diverifikasi oleh pihak berwenang.

LIN mendesak Presiden memanggil BPH Migas dan Pertamina serta memerintahkan pengecekan langsung ke Kubu Raya.

“Jangan hanya melihat data dari balik meja. Turun ke lapangan dan lihat kondisi rakyat sebenarnya,” ujar Nurjali.

Kekecewaan LIN semakin menguat setelah rapat melalui Zoom yang melibatkan unsur Ditjen Migas, Kementerian ESDM, BPH Migas, dan PT Pertamina Patra Niaga dinilai belum menghasilkan solusi konkret.

LIN menyebut Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga tidak hadir dalam forum tersebut. Bagi LIN, diskusi tanpa tindak lanjut konkret tidak cukup untuk menjawab persoalan masyarakat di lapangan.

LIN bahkan menyatakan siap membantu kedatangan BPH Migas ke Kubu Raya untuk melihat langsung kondisi masyarakat.

Baca Juga:  Kanit Reskrim Polsek Pebayuran Monitoring Pendaftaran Bakal Calon Kepala Desa Kertajaya Pastikan Berjalan Aman Dan Kondusif

“Kami siap menyiapkan tiket pesawat. Turun langsung, cek kondisi sebenarnya. Jangan hanya berbicara di atas meja tanpa solusi nyata bagi rakyat,” tegas Nurjali.

LIN meminta pemerintah pusat mengevaluasi kebijakan penghentian subpenyalur BBM subsidi, terutama di wilayah yang secara geografis sulit menjangkau SPBU.

“Jangan sampai subsidi hanya tersedia di atas kertas, sementara masyarakat pelosok justru kesulitan mendapatkannya,” pungkas Nurjali.

Sumber : Nurjali, Ketua DPC LIN Kubu Raya.

Follow WhatsApp Channel lin-ri.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Estafet Kepemimpinan Polresta Banyumas, Kombes Pol Dhovan Oktavianton Resmi Jabat Kapolresta
Apel Perdana Kapolda Jateng, Tegas; Tidak Ada Toleransi bagi Anggota yang Membekingi Judi dan Narkoba
Dua Kali Ancam Bunuh Awak Media Syafi’i Penjaga Gudang BBM Solar Bersubsidi Bisnis Ilegal Di Desa Siwalan Pekalongan Terus Intimidasi Kebebasan Pers
Berangkat dari Pontianak, Dua Pria Diamankan Bawa 10,63 Gram Sabu di Pelabuhan Tanjung Emas
Babak Baru, Warga Bojong Koneng Laporkan Sentul City ke Polda Jabar
Dua Pria Warga Brebes dan Banyumas Diamankan Polres Brebes Terkait Peredaran Narkotika
Resmi Tim Media Melaporkan Pengancaman Terkait Pembubaran Aksi Balap Liar
Solar ilegal atau Bisnis Legal? Lapak Mancak Diuji “Jatah Bensin” dan Kedatangan Motor Dinas
Berita ini 11 kali dibaca
Tag :

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:30 WIB

Estafet Kepemimpinan Polresta Banyumas, Kombes Pol Dhovan Oktavianton Resmi Jabat Kapolresta

Senin, 12 Oktober 2026 - 05:41 WIB

Apel Perdana Kapolda Jateng, Tegas; Tidak Ada Toleransi bagi Anggota yang Membekingi Judi dan Narkoba

Jumat, 2 Oktober 2026 - 06:54 WIB

Dua Kali Ancam Bunuh Awak Media Syafi’i Penjaga Gudang BBM Solar Bersubsidi Bisnis Ilegal Di Desa Siwalan Pekalongan Terus Intimidasi Kebebasan Pers

Jumat, 2 Oktober 2026 - 04:28 WIB

Berangkat dari Pontianak, Dua Pria Diamankan Bawa 10,63 Gram Sabu di Pelabuhan Tanjung Emas

Selasa, 29 September 2026 - 16:25 WIB

Babak Baru, Warga Bojong Koneng Laporkan Sentul City ke Polda Jabar

Berita Terbaru