MAJENANG –30/10/2026 Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat terus memperketat pengawasan dan kesiapsiagaan jajaran di tingkat wilayah. Atas arahan Administratur/KKPH Banyumas Barat, Hery Merkussianto Putro, S.Hut., Wakil Administratur/KSKPH Banyumas Barat, Ari Kurniawan, menggelar inspeksi mendadak (sidak) piket kantor Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH), salah satunya di BKPH Majenang.
Sidak ini bertujuan untuk memastikan kesiapan personil dan efektivitas pengawasan di 8 BKPH yang masuk dalam wilayah kerja KPH Banyumas Barat, yaitu BKPH Lumbir, Bokol, Kawunganten, Rawa Timur, Rawa Barat, Sidareja, Majenang, dan Wanareja, yang terbagi dalam dua Bagian Hutan (BH Cilacap dan BH Banyumas).
Kedatangan Ari Kurniawan di BKPH Majenang disambut langsung oleh Asisten Perhutani (Asper)/KBKPH Majenang, Aswin, beserta jajaran petugas piket yang tengah bertugas.
Dalam arahannya, Ari Kurniawan yang juga bertindak sebagai Waka Korkam (Koordinator Keamanan) menekankan pentingnya kesiapsiagaan penuh dari seluruh petugas piket dalam mengantisipasi kondisi darurat (urgency).
“BKPH Majenang memiliki potensi produksi sadapan getah pinus yang bernilai tinggi. Komoditas ini rawan terhadap ancaman kebakaran hutan maupun pencurian oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, Pengawasan Melekat (Waskat) harus terus diperketat, baik untuk keamanan kawasan hutan maupun keamanan hasil produksi,” tegas Ari.
Selain pengawasan produksi, Ari juga mengimbau jajaran lapangan untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul dimulainya musim penghujan. Patroli rutin harus lebih diintensifkan, khususnya pada wilayah kawasan hutan yang rawan bencana alam dan berbatasan langsung dengan pemukiman warga.
Di akhir arahannya, ia berpesan agar seluruh personil senantiasa menjaga kekompakan, kesehatan, serta memperkuat koordinasi dan sinergi dengan para stakeholder terkait untuk mendukung penanganan cepat jika terjadi kejadian menonjol di lapangan.
Redaksi














Komentar