Cegah Karhutla dan Amankan Produksi Getah Pinus, Perhutani KPH Banyumas Barat Tingkatkan Pengawasan Melekat

- Penulis

Rabu, 23 September 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BANYUMAS – Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Barat menginstruksikan seluruh jajarannya untuk memperketat Pengawasan Melekat (Waskat) serta meningkatkan kegiatan patroli preventif dan persuasif. Langkah ini diambil guna mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah kerja KPH Banyumas Barat.

Administratur/KKPH Banyumas Barat, Hery Merkussiyanto Putro, S.Hut., melalui Wakil Administratur/KSKPH menegaskan bahwa kawasan hutan Banyumas Barat didominasi oleh Kelompok Hutan (KP) Rimba Pinus yang berproduksi aktif. Oleh karena itu, perlindungan terhadap kawasan hutan dari bahaya api menjadi prioritas utama.

“Jika hutan aman dari si jago merah, produksi sadapan getah pinus akan aman dan potensi tegakan pohon pinus dapat terjaga secara berkelanjutan,” ujar Hery Merkussiyanto Putro.

Lebih lanjut, pihak Perhutani menekankan bahwa hasil Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) berupa getah pinus ini memiliki peran vital dalam menyokong perekonomian masyarakat di sekitar hutan pangkuan KPH Banyumas Barat. Dengan menjaga kelestarian hutan, Perhutani turut memastikan keberlangsungan mata pencaharian warga lokal yang bergantung pada kegiatan penyadapan.

Perhutani KPH Banyumas Barat juga mengajak seluruh lapisan masyarakat dan pihak terkait untuk bersinergi dalam menjaga keamanan hutan.

“Mari kita jaga dan amankan hutan bersama-sama demi lestarinya fungsi lingkungan serta kelanjutan manfaat sosial-ekonomi bagi masyarakat,” tutupnya.

Red.

Baca Juga:  Ngaku Petugas Dan Acungkan Senjata, Dua Terduga Begal Dibekuk Unit Reaksi Cepat (URC) Polresta Banyumas
Follow WhatsApp Channel lin-ri.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nekat Bongkar Gedung Eks Kebakaran Tanpa Izin, Reruntuhan Rita Pasar Raya Timpa Rumah Warga
KPH Banyumas Barat Tingkatkan Pembuatan Ilaran Sekat Bakar Guna Minimalisir Risiko Karhutla pada Hutan Produksi Getah Pinus
Tingkatkan Kepastian Hukum Petugas Lapangan, Perhutani KPH Banyumas Barat Jalin Sinergi dengan Kejari Cilacap
Tingkatkan Kepastian Hukum Petugas Lapangan, Perhutani KPH Banyumas Barat Jalin Sinergi dengan Kejari Cilacap
Perhutani KPH Banyumas Barat dan BPBD Cilacap Perkuat Koordinasi Mitigasi Karhutla dan Krisis Air Bersih
Genjot Target Produksi Getah Pinus Oktober 2026, KKPH Banyumas Barat Rapatkan Barisan
Antisipasi Karhutla dan Gukamhut, Perhutani KPH Banyumas Barat Intensifkan Patroli Gabungan di Pos Kam Kubangkangkung
Iuran Sampah Rp50 Ribu di Pamularsih Dipertanyakan, Warga Menunggu Klarifikasi DLH
Berita ini 5 kali dibaca

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Nekat Bongkar Gedung Eks Kebakaran Tanpa Izin, Reruntuhan Rita Pasar Raya Timpa Rumah Warga

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:11 WIB

KPH Banyumas Barat Tingkatkan Pembuatan Ilaran Sekat Bakar Guna Minimalisir Risiko Karhutla pada Hutan Produksi Getah Pinus

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:09 WIB

Tingkatkan Kepastian Hukum Petugas Lapangan, Perhutani KPH Banyumas Barat Jalin Sinergi dengan Kejari Cilacap

Selasa, 20 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Tingkatkan Kepastian Hukum Petugas Lapangan, Perhutani KPH Banyumas Barat Jalin Sinergi dengan Kejari Cilacap

Selasa, 20 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Perhutani KPH Banyumas Barat dan BPBD Cilacap Perkuat Koordinasi Mitigasi Karhutla dan Krisis Air Bersih

Berita Terbaru

Berita

Soal APBDes Tak Transparan, Kades Sikampuh Bungkam

Rabu, 21 Okt 2026 - 20:23 WIB